Asslammualikum mommy, bunda, ummi, ibu, mama, mandeh, bundo.....apapun dan bagaimana pun cara anak2 memanggil kita...kita tetaplah sama...perempuan yang melahirkan mereka dan atau membesarkan mereka....
Kali ini saya ingin mencoba berbagi pengalaman mengenai manajemen waktu. Selama kita masih berada di planet bumi ini, kita semua sama-sama dijatah 24 jam sehari. Yaa...24 jam sehari untuk semua orang tanpa terkecuali tak ada yang dilebihkan tak ada yang dikurangkan 1 detik pun. Tapiii yang pasti ada yang bisa melakukan banyak hal dalam 24 jam ini dan ada juga (mungkin lebih banyak) yang kehilangan banyak hal dan hanya mendapatkan dirinya telah jauh tertinggal.
Saya yakin kita semua sudah sangat sering mendengarkan kata-kata " Waktu adalah uang", "Waktu adalah pedang" bahkan dalam alquran ada satu ayat yang khusus Allah turunkan tentang waktu (Al 'Asyr/ Demi Masa) dan Allah bersumpah demi waktu/masa bahwa merugilah orang-orang yang tidak memanfaatkan waktunya dengan baik...hikz...
Sebagai seorang ibu, mau ibu bekerja ataupun ibu yang tidak bekerja kita memang sering lebih "rempong" karena peran kita yang "seabreg". Peran sebagai ibu, istri, peran sebagai anak, peran sosial sebagai tetangga dari tetangga kita, belum lagi peran-peran lain yang melekat karena pekerjaan atau organisasi yang kita jalani.
Alkisah wanita yang katanya berasal dari planet venus ini memang ternyata diberikan kemampuan multi tasking"...kemampuan mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Jika para bapak sering meminta pengertian sang istri atas kesibukannya di kantor, wanita tanpa perlu meminta pengertian (karena wanita pada umumnya sangat sulit mengungkapkan perasaan secara verbal) harus melakukan banyak hal...Tapi itulah jalan tol wanita yang Allah janjikan untuk memasuki surga dari pintu mana yang ia sukai...(lain kali saya mau nulis tentang ini ah heheehe)
Dan yang perlu kita ingat adalah tidak semua suami bisa kita rubah menjadi mengerti dengan kita...tapi untuk membuat diri kita menjadi lebih bermanfaat dengan mengoptimalkan waktu kita dan "enjoy" dengan apa yang menjadi peran kita itu adalah satu hal yang sangat mungkin kita lakukan, tanpa berharap penuh pada pengertian pak suami....(nah ini bisa jadi bahasan yang panjang :D)
Okee...berikut ini saya mencoba meramu beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan waktu dan menjadi "bahagia" terutama bagi para wanita luar biasa yang bernama ibu dan istri....
1. Buat Skala Prioritas
Lakukan yang Wajib sebelum yang sunat. Ibnu Thaimiyah berkata dalam kitabnya yaitu “Majmu al-Fatawa” bahwa “Tidak ada hak yang lebih wajib untuk ditunaikan seorang wanita—setelah hak Allah dan Rasul-Nya—daripada hak suami.”
Jadi dari "seabreg-abreg" aktivitas kita buatlah skala prioritas dan pisahkan mana kegiatan yang wajib kita lakukan setiap hari. Saya pernah membaca perumpamaan: "jika anda ingin memasukkan batu, kerikil, pasir, dan debu ke dalam sebuah wadah masukkanlah terlebih dahulu dari yang paling besar hingga ke partikel terkecil yaitu debu maka semuanya akan masuk sebaliknya jika anda mendahulukan debu, pasir, dan kerikil yakinlah batu tak akan muat lagi, begitulah kira2 :)
Oh ya...untuk urusan ibadah bahkan Allah hanya menyuruh seorang wanita melakukan shalat wajib, puasa di bulan ramadhan, dan menaati suami maka surgalah balasannya...jika ia mampu melakukan ibadah sunnah waah...itu udah nilai plus bagi seorang wanita...
2. Ukur kemampuan kita
Ada yang mampu melakukan semua urusan rumah tangga sendiri tanpa bantuan orang lain, ada juga yang tidak. Kita tentu tahu kemampuan diri kita dalam mengelola daerah kekuasaan kita (baca: rumah kita) seiring dengan berjalannya waktu...ukur kemampuan kita terutama kemampuan fisik, sumberdaya yang ada di rumah dan kemampuan finansial. Mengalihkan sebagian tugas rumah tangga kepada orang lain itu adalah pilihan, tergantung kemampuan kita tadi. atau mempermudah urusan rumah tangga dengan pembagian tugas semua anggota keluarga, atau membeli beberapa alat bantu yang dapat meringankan pekerjaan kita...intinya ukur kemampuan kita, bagi yang suka analisis SWOT bisa juga lo kita pake buat analisis kemampuan kita atau rumah tangga kita....
3. Jangan menunda pekerjaan
Memang kadang kita sering dilanda rasa malas yang membuat kita suka menunda-nunda kerjaan, serasa waktu luang banget hingga kita menjadi merasa sangat ingin menunda pekerjaan kita..untuk sekedar bersantai-santai...toh nanti juga bisa dikerjain...*pengalaman pribadi :D
ya saya juga sering mengalami ini dan yang jadi catatan saya adala: Biasanya seseorang akan dengan mudah menunda pekerjaannya karena luangnya waktu yang dia punya..." percayalah jika kita punya kesibukan yang teridentifikasi dengan baik (melakukan step 1 dengan baik) maka kita akan tau celah2 waktu kita yang harus kita isi...insyaallah kebiasaan menunda pekerjaan bisa sedikit demi sedikit terobati...
4. Enjoy your life
Dan yang terakhir yang paling penting adalah jangan terjebak dalam rutinitas yang membuat kita pada akhirnya mengeluh capek, bosan, suntuk, bad mood...salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah sisihkan sedikit waktu untuk menjalankan hobi dalam aktivitas harian kita, mungkin ada yang bilang me time...tapi bagi saya istilah me time sering menjebak kita para ibu rumah tangga tentang konsep me time yang berarti waktu sendiri tanpa ada gangguan dari anak atau suami....dan kadang malah bisa jadi rutinitas yang harus ada...padahal keadaan rumah tangga kita masing2 beda thoo....saya lebih cendrung pada konsep menyelipkan kebahagiaan yang kita rancang setiap harinya, seperti bersosialisasi dengan tetangga, mengunjungi teman/ kerabat, melakukan tugas rumah tangga dengan cara yang menyenangkan buat kita (kalau saya paling ga suka ngepel jadinya saya beli itu alat pel yang bisa dikeringin dengan cara yang menyenangkan hahahah), atau saya paling ga semangat masak kalau ga ada temen ngobrol jadilah saya suka telpon2 teman atau sodara yang juga saya tau lagi luang buat nemenin saya masak, hehehe (itu hape diselipkan ke balik jilbab atau pake handsfree...ssstt....untuk yang satu ini saya ga rekomendasi kalau ga ahli malah gosong itu masakannya :D
Yah intinya adalah yang penting setiap waktu yang sudah dijatah buat kita bisa kita pertanggungjawaban, cerdas mengukur kemampuan, dan enjoy it.....look so easy but too hard to do...hehehehe
Oke para moomy...udah kepanjangan nih...semoga kita semua menjadi lebih baik dari hari ke hari yaaa, tetap semangaaaaat dengan segala aktivitas yang insyaallah bernilai pahala...amiiiin
Ps: tulisan dibuat atas dasar pengalaman penulis dan berdasarkan beberapa referensi yang penulis baca dari berbagai sumber

